GMF AeroAsia Gelar RUPS Tahunan dan Tetapkan Perubahan Pengurus Perseroan
GMF AeroAsia gelar RUPS Tahunan serta tentukan perkembangan pengurus perseroan. Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan itu mengulas tujuh mata acara rapat, dimana diantaranya ialah penentuan perkembangan pengurus perseroan.
GMF AeroAsia Gelar RUPS Tahunan serta Tentukan Perkembangan Pengurus Perseroan
| Tips Menang Main Taruhan Bola |
PT Garuda Pemeliharaan Facility Aero Asia Tbk ("GMF", Code emiten: "GMFI") mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 03 Juni 2020.
GMF AeroAsia Gelar RUPS Tahunan serta Tentukan Perkembangan Pengurus Perseroan Berada di Garuda City Center Lapangan terbang Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, RUPST GMF putuskan tujuh jadwal rapat yakni, Kesepakatan Laporan Tahunan 2019,
Penentuan Remunerasi 2020 buat Direksi serta Dewan Komisaris,
Pemilihan Kantor Akuntan Publik tahun buku 2020,
Penyerahan Wewenang pada Dewan Komisaris Perseroan untuk melakukan Kenaikan Modal Diletakkan serta Disetor Perseroan dalam rencana penerapan Program Management and Employee Stok Pilihan Rencana (MESOP),
Laporan pemakaian dana Penawaran Umum Saham Pertama,
Penetapan Penerapan Ketentuan Menteri Tubuh Usaha Punya Negara Repulik Indonesia Nomor Per-08/Mbu/12/2019 Tahun 2019 mengenai Dasar Penyediaan Barang serta Layanan Tubuh Usaha Punya Negara, serta
Perkembangan Formasi Pengurus Perseroan.
Menimbang situasi terbaru berkaitan epidemi Corona Virus Disease (COVID-19) dan untuk bentuk kepatuhan pada Ketentuan Pemerintah No. 21 tahun 2020 mengenai Limitasi Sosial Bertaraf Besar dalam Kerangka Pemercepatan Perlakuan COVID-19, RUPST diadakan dengan cara yang bertambah efisien serta efektif tanpa ada kurangi keabsahan penyelenggaraan Rapat.
Kedatangan Pemegang Saham dimaksimalkan dengan pemberian kuasa baik dengan cara konservatif lewat situs situs Perseroan atau e-proxy Kustodian Sentra Dampak Indonesia (KSEI). Dengan implikasi cara RUPS itu kedatangan pemegang saham kuorum beberapa 90%.
Dalam laporan tahunan perseroan, GMFI sukses mendapatkan penghasilan bersih sebesar USD519,48 juta selama setahun 2019 yang bermakna alami perkembangan sebesar 10,5% dari penghasilan usaha pada tahun 2018.
Penghasilan usaha yang tiba di luar group bertambah 3.1% Year on Year (YoY) khususnya di tempat airframe pemeliharaan.
Untuk memperlebar ekspansi volume usaha di bidang itu, GMF bekerja bersama dengan PT Indopelita Aircraft Services dalam soal tambahan kemampuan hangar baru.
GMF sukses merealisasikan international footprint pertama yaitu pembukaan branch office di Australia.
VP Corporate Secretary & Legal, Maryati, sampaikan, kecuali meningkatkan kemampuan hangar, GMF terus berusaha untuk meningkatkan sertifikasi serta approval, "Ini penting buat memperkuat GMF untuk perusahaan perawatan pesawat yang taat serta dapat penuhi standard yang diputuskan", tutur Maryati.
GMF mencatat prestasi untuk teratas 9 Airframe MRO in the world di tahun 2019 yang diberi oleh majalah Aviation Week.
Pada sudut pandang operasional, GMFI sukses penuhi harapan konsumen setia hingga capai sasaran Konsumen Satisfaction Index (CSI) yang ditunjukkan dengan bertambahnya sharing of wallet dari konsumen internasional.
Disamping itu, faktor persiapan pegawai (Employee Readiness) sukses penuhi sasaran yakni 97.5% dari sasaran 95.0%.
Perolehan Compliance Index GMF digolongkan baik (99.6%) searah dengan usaha kenaikan penerapan GCG, internal audit, serta keberjalanan program safety & quality.
RUPST GMF putuskan untuk memberi kuasa serta penyerahan wewenang dalam memutuskan besaran upah/honorarium, tunjangan, sarana serta stimulan yang lain buat dewan komisaris serta direksi.
Pemegang saham yang ada menyepakati pemberian kuasa serta penyerahan kuasa pada Dewan Komisaris untuk menunjuk Kantor Akuntan Publik Berdiri sendiri dalam lakukan kontrol atas Laporan Keuangan Perseroan tahun buku 2020 dan melakukan kenaikan modal disetor yang diletakkan dalam rencana penerapan program MESOP.
GMFI memberikan laporan pemakaian dana hasil Penawaran Umum Saham Pertama yang didapat pada Oktober 2017 yang lalu.
Dalam penerapan IPO, GMF mendapatkan dana sebesar 1,1 Trilyun Rupiah dengan formasi pemakaian 60% untuk investasi, 25% untuk modal kerja serta 15% untuk refinancing.
Maryati menerangkan jika sekarang ini keseluruhnya dana yang didistribusikan sudah habis dipakai. "Pemakaian ini sudah Perseroan adukan per tanggal 15 Juli 2019", kata Maryati.
Untuk salah satunya anak usaha BUMN, GMF memutuskan dasar umum penerapan penyediaan barang serta layanan sesuai penetapan penerapan Ketentuan Menteri Tubuh Usaha Punya Negara No. PER-08/MBU/12/2019 mengenai Dasar Umum Penerapan Penyediaan Barang serta Layanan BUMN.
Gelar RUPS Tahunan, GMFI Tentukan Perkembangan Pengurus Perseroan Pada mata acara paling akhir, pemegang saham menyepakati struktur pengurus Perseroan yang baru. I Wayan Susena dipilih jadi Direktur Penting GMF gantikan Tazar Marta Kurniawan yang dihentikan dengan cara hormat. Sebelum dipilih jadi Direktur Penting, Wayan memegang untuk Direktur Usaha serta Base Operation di GMF semenjak Agustus 2019.
Atas amanah barunya, Wayan sampaikan perkataan terima kasih pada pemegang saham atas keyakinan yang diberi padanya.
"Saya berterima kasih atas keyakinan yang sudah diberi. Tidak lupa saya memberi penghargaan yang setingginya pada pengurus Perseroan yang lama serta akan meneruskan apakah yang telah berjalan baik dan memiliki komitmen untuk memberi andil paling baik buat Perseroan" katanya.
Dia memberikan tambahan jika dianya akan mempersiapkan taktik untuk hadapi new normal dengan mengoptimalkan pemulihan core usaha aviasi dan terus lakukan penetratif usaha di bagian non-aviasi.
Berikut adalah struktur pengurus Perseroan berdasar ketetapan RUPST PT GMF AeroAsia Tbk.
Komisaris Penting : Karunia Hanafi
Anggota Dewan Komisaris : Maria Kristi Endah Murni
Komisaris Berdiri sendiri : Gatot Sulistiantoro Dewa Broto
Komisaris Berdiri sendiri : Ali Gunawan
Komisaris Berdiri sendiri : Bobby Rasyidin
Direktur Penting : I Wayan Susena
Direktur : Andi Fahrurrozi
Direktur : Erman Noor Adi
Direktur : Pudjo Sarwoko
Direktur : Edward Okky Avianto
Kepercayaan diri Mendekati New Normal
Epidemi COVID-19 sudah memberi efek yang relevan pada perekonomian dunia, termasuk juga didalamnya industri penerbangan.
Sesudah masuk bulan ke enam, perlahan-lahan dunia mulai masuk babak pemulihan, beberapa negara sudah melapangkan lockdown-nya serta kesibukan penerbangan mulai kembali lagi aktif dengan masih jalankan prosedur kesehatan yang disarankan oleh WHO.
Kesibukan penerbangan yang sekarang mulai hidup memberikan angin fresh serta kepercayaan diri buat GMF untuk ikut kembalikan irama bisnisnya.
Wayan sampaikan jika GMF memiliki komitmen untuk selalu jaga service terbaik selama saat epidemi buat memberikan dukungan operasional customer-nya.
"Bagaimana juga perubahan situasi epidemi, GMF masih berusaha jaga usaha untuk selalu berjalan, bila kelak pesawat diperlukan untuk terbang, karena itu pesawat yang berada di hangar akan kami sediakan untuk mengudara kembali lagi", papar Wayan.
